Sebelum Pindah: Bucket List Swiss & Cerita Lahiran

5 hari setelah blog post saya yang terakhir, Ramona lahir. :D Segala rencana posting tertunda, karena punya anak di saat pandemi, di tengah lingkungan yang jauh dari keluarga dan teman-teman dekat itu tidak mudah, Mercedes! Ingat mandi aja syukur.

Meskipun susah, ada satu mantra yang sering saya dengar sejak trimester pertama dan sekarang saya pegang sebagai mantra untuk diri sendiri menghadapi stress: “Things will get better!” Semua hanya sementara dan akan menjadi lebih baik/mudah untuk dijalani. :)

Sekarang Mona sudah 9 bulan, dan benar sih, sekarang saya sudah lebih gampang mencari keseimbangan antara ngurus anak, kerjaan, dan ngurus diri sendiri (yep, diri sendiri juga perlu diurus!). Rasanya saya sekarang punya waktu untuk posting blog lagi.

Selain meneruskan tulisan-tulisan tentang persiapan lahiran yang lalu dan cerita lahiran, saya juga berniat untuk akhirnya menulis tentang bucket list selama tinggal di Swiss. Saya akan pindah kembali ke Belanda dalam waktu dekat, jadi rasanya sudah waktunya berbagi dokumentasi kehidupan saya di Swiss.

Gambar bendera Swiss di tengah plaza di kota Lausanne
Bendera Swiss di tengah kota Lausanne

Nantikan ceritanya ya! Jangan sungkan komentar kalau ada yang ingin diketahui tentang kehidupan di sini.

– E.


Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.