5 Hal Andalan Waktu Hamil

Kaki pegal, sakit punggung, kulit kering, … Banyak perubahan (badan) selama hamil yang kadang mengganggu kenyamanan beraktivitas seperti biasa. Berikut ini beberapa hal yang saya syukuri selama hamil, karena membantu banget bikin kehamilan lebih nyaman. Happy body bikin jadi happy mommy. Halah!

Compression socks

Memasuki trimester kedua, dokter kandungan saya menjadwalkan untuk mengukur kaki saya agar bisa dipesankan compression socks. Saya baru mendengar tentang compression socks saat itu, dan akhirnya cari informasi tentang kegunaannya.

Compression socks berguna untuk mengurangi risiko kaki bengkak akibat peredaran darah yang kurang lancar di kaki. Kalau dokter kandungan menyarankan untuk membeli compression socks, jangan lupa cek dengan asuransi apakah biaya untuk pembelian compression socks bisa mereka ganti nantinya.

Compression socks dengan sarung tangan dan selipan telapak kaki untuk membantu saat memasang kaos kaki. Compression socks ini kalau dipakai panjangnya sampai ke paha.

Berhubung saya dan suami sering jalan kaki dan topografi di Zurich lumayan berbukit, compression socks ini sangat membantu selama saya hamil. Biasanya saya pakai seharian setelah hari sebelumnya trekking atau kebetulan banyak jalan. Kaki yang tadinya terasa berat dan pegal, di akhir hari langsung terasa ringan. Kalau tidak ada compression socks, menaikkan kaki ke dinding juga bisa membantu mengurangi risiko kaki bengkak.

Belly support band

Ada dua jenis belly band yang saya beli sewaktu hamil, salah satunya adalah belly band untuk menutupi perut dan bagian atas celana supaya ngga perlu khusus beli celana maternity. Belly band yang ingin saya soroti di blog ini adalah belly support band.

Saya mulai memakai belly support band menjelang akhir trimester kedua. Belly support band ini membantu menjaga postur punggung saya tetap tegap, sehingga mengurangi risiko sakit punggung bawah selama hamil. Selain itu, dengan semakin besarnya perut, belly support band ini memberi tambahan support untuk mengangkat perut. Nantinya, belly support band juga bisa dipakai post-partum untuk mengembalikan otot perut yang kendor/terpisah karena kehamilan.

Saya membeli belly support band seperti merek Veolma ini, yang bisa dengan mudah diatur ukurannya dan bisa dipakai hingga post-partum nanti.

Suplemen Magnesium

Satu lagi ketidak-nyamanan semasa hamil adalah metabolisme yang melambat dan akhirnya menyebabkan konstipasi. Dalam kondisi normal, biasanya menambah porsi makanan berserat atau minum minuman probiotik bisa membantu mengatasi metabolisme yang kurang lancar. Tapi, selama hamil, saya mendapati bahwa minum suplemen magnesium sejauh ini paling ampuh mengatasi kondisi konstipasi selama hamil. Saya mendapat anjuran mengonsumsi suplemen ini dari dokter kandungan saya. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter kandungan Anda sebelum memutuskan membeli sendiri suplemen magnesium.

Adjustable laptop stand

Ini salah satu hal yang tampaknya tidak berkaitan dengan kehamilan, tapi ternyata membantu sekali buat saya – apalagi dengan kondisi harus kerja dari rumah full time akibat pandemi Covid-19.

Menjelang akhir trimester kedua, saya lebih cepat merasa pegal duduk di meja kerja seharian. Tapi rasanya tidak nyaman meletakkan laptop di atas perut (seperti yang saya biasanya lakukan di kondisi normal) untuk bekerja sambil duduk atau setengah berbaring di tempat tidur.

Laptop stand yang tinggi dan sudut kakinya bisa diatur

Setelah googling macam-macam jenis laptop stand, akhirnya saya menemukan seperti di foto di atas. Kaki laptop stand ini terdiri dari tiga bagian, yang masing-masing bisa diatur tinggi dan sudutnya sesuai kebutuhan. Jadinya sekarang saya bisa tetap bekerja ketika mulai merasa pegal. Tinggal ganti posisi dari meja kerja ke tempat tidur atau sofa. :D Klik di sini untuk lihat berbagai contoh adjustable laptop stand.

Channel dan blog untuk olahraga dan postur prenatal dan post-partum

Dari bidan/midwife yang akan membantu saya post-partum nanti, saya mendengar tentang pentingnya membangun kembali otot perut setelah melahirkan lewat olahraga. Akhirnya, saya jadi googling tentang hal ini (kondisi otot abdomen yang terpisah akibat kehamilan disebut juga diastasis recti), dan menemukan banyak informasi menarik lainnya, misalnya mengenai pentingnya mengencangkan otot pelvis, atau menguatkan otot tubuh atas untuk persiapan menyusui dan menggendong bayi.

Melatih agar otot-otot yang diperlukan saat melahirkan dalam keadaan optimal tidak hanya lewat olahraga tertentu, tapi juga lewat menjaga postur tubuh yang optimal saat beraktivitas sehari-hari. Sumber informasi favorit saya untuk hal-hal terkait olahraga dan postur tubuh prenatal dan post-partum ada dua: blog dan grup One Strong Mama, serta channel Pregnancy & Postpartum TV di Youtube.

One Strong Mama. One Strong Mama ini program olahraga prenatal dan postpartum yang ditemukan oleh dua orang bidan dan ahli yoga dan pilates untuk otot pelvis dan otot perut. Programnya berbayar, tapi sejauh ini saya hanya berlangganan resource mereka yang gratis, dan merasa mendapatkan cukup informasi tambahan untuk saya pribadi. Di situs mereka, kita bisa subscribe newsletter dan dapat satu video sample olahraga gratis. Saya juga follow instagram mereka, di mana mereka sering posting tips seputar persiapan melahirkan, postur tubuh atau olahraga prenatal dan postpartum. Selain itu, grup Facebook mereka juga menarik untuk diikuti, karena sering ada diskusi dari ibu-ibu hamil/postpartum lain yang juga rajin direspon oleh Lindsay dan Lauren, kedua founder One Strong Mama.

Pregnancy & Postpartum TV. Channel Youtube ini dikelola oleh seorang ahli olahraga dan nutrisi yang berpengalaman bekerja menangani ibu hamil. Saya suka channel ini karena mempunyai banyak variasi video olahraga yang tidak memakan waktu lama (<30 menit), dan targetnya bervariasi untuk bermacam-macam kondisi selama hamil dan postpartum. Contohnya, video yoga untuk mengoptimalkan posisi bayi agar siap melahirkan secara normal, video yoga untuk mengurangi rasa mual di trimester pertama, dsb. Channel ini juga punya banyak video tips untuk mengatasi kondisi tubuh tertentu saat hamil dan postpartum. Contohnya, video tips mengurangi resiko diastasis recti selama hamil, video tips mengurangi kram kaki di malam hari selama hamil, dsb.


Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.